Saat Presiden Menjadi Supir

Selasa, 21 Januari 2014

IMG_8035_Fotor

Depok – Ada kejadian unik usai acara Silaturahim Tokoh dan Relawan PKS Se-Banten, DKI Jakarta, dan Jawa Barat, Senin (20/1), di Hotel Bumi Wiyata (Hall), Depok, Jawa Barat. Setelah melayani permintaan berfoto bersama dan wawancara, Anis Matta berjalan menuju mobilnya. Tanpa payung, meski malam itu sedang hujan. Beberapa peserta silaturahim terlihat menyejajari langkahnya.

Kehebohan terjadi saat Anis memasuki mobil. Ternyata ia tidak duduk di ruang penumpang, melainkan di ruang kemudi. Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu menyetir mobilnya sendiri.

Tidak ada penjelasan resmi tentang tingkah Anis itu. Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Fahri Hamzah yang duduk di bangku penumpang, sempat berkelakar, “ini yang di depan sopir, yang di belakang bos nya!”. Sedangkan Anis hanya tersenyum membalas pandangan heran awak media yang meliput. Sambil melambaikan tangan, Anis menginjak pedal gas. Mobil yang ia kemudikan perlahan menuju antrian untuk keluar dari area parkir.

Pada acara yang dihadiri ribuan kader dan simpatisan PKS itu, Anis menekankan pentingnya melayani masyarakat. Ia mengajak seluruh kader dan simpatisan PKS untuk menjadi otak, hati, dan tulang punggung Indonesia. Dalam acara itu, hadir juga Walikota Depok Nur Mahmudi Ismail, Wakil Walikota Bekasi Ahmad Saikhu, Sekretaris Jenderal PKS Taufik Ridho, Ketua DPW PKS Jawa Barat Tate Komarudin, Ketua DPD PKS Kota Depok M. Supariyono, dan seluruh anggota legislatif fraksi PKS DPRD Depok. (DLS/MFS)

Profil

Muhammad Anis Matta lahir di Welado, Bone, Sulawesi Selatan, 7 Desember 1968. Ia adalah salah satu pendiri Partai Keadilan yang dideklarasikan di Jakarta, 20.

Sisi Lain

anis matta diskusi di Malaysia