Anis Matta di Palembang, PKS Sumsel: Ini Kerinduan Perjuangan dan Harapan Mencapai Cita-Cita

Minggu, 11 Juni 2017

ampm palembang

PALEMBANG – Setelah mengunjungi beberapa kota di Jawa, Anis Matta meneruskan safari Ramadan ke Palembang atas undangan DPW PKS Sumatera Selatan. Menurut Ketua DPW PKS Sumatera Selatan, Erza Saladin, pada Minggu (11/6/2017), di Palembang, kehadiran Anis memang sudah dinantikan oleh kader PKS di Bumi Sriwijaya.

“Ini adalah kerinduan kita kepada perjuangan dan harapan untuk mencapai cita-cita kita semua,” ujarnya.

Anis Matta, lanjutnya, merupakan sosok yang dekat dengan PKS. Anis dinilai punya kontribusi terhadap partai dakwah itu. Maka wajar bila kader PKS di daerah antusias menyambut kedatangannya.

“Respons kader se-Sumatera Selatan luar biasa. Bahkan, info kedatangan Anis Matta, para murabbi (guru –red) mengetahuinya dari mutarabbi (murid –red), karena begitu cepatnya info ini beredar,” ungkapnya.

Anis diharapkan bisa memberi nasehat dan arahan bagi perjuangan dakwah di Sumatera Selatan. Presiden PKS periode 2013-2015 itu juga diharap bisa turut memberi inspirasi dalam menyongsong kemenangan di pemilu mendatang. Ceramahnya diharapkan bisa menjadi bekal bagi para kader agar lebih kreatif mencari solusi bagi berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

Menurut Erza Saladin, sambutan yang meriah terhadap Anis Matta, juga berlaku untuk ustadz yang lainnya. DPW PKS Sumatera Selatan selalu siap menyambut kehadiran para ustadz yang bersedia berbagi ilmu dan pengalaman. Kehadiran para ustadz diharapkan turut memperkuat dakwah PKS di masyarakat.

“Kehadiran Ustadz Anis Matta atau kehadiran ustadz kita semua yang dari manapun, dari belahan negeri manapun, kita siap menyambut mereka. Kita siap membesarkan agenda itu insya Allah, demi membesarkan PKS dan pengaruh PKS di Sumatera Selatan dan sekelilingnya insya Allah. Siapapun tidak akan kita batasi,” tegasnya. (DLS)

Profil

Muhammad Anis Matta lahir di Welado, Bone, Sulawesi Selatan, 7 Desember 1968. Ia adalah salah satu pendiri Partai Keadilan yang dideklarasikan di Jakarta, 20.

Sisi Lain

anis matta diskusi di Malaysia